Oktober 20, 2009

Filsafat Ilmu

Filsafat Dan Ilmu Pengetahuan

Pengetahuan dimulai dengan rasa ingin tahu, kepastian dimulai dengan rasa ragu-ragu. Filsafat dimulai dengan keduanya.Berfilsafat didorong untuk mengetahui apa yang telah kita tahu dan apa yang kita belum tahu.berfilsafat berarti berendah hati bahwa tidak semuanya akan pernah kita ketahui dalam kesemestaan yang tidak terbatas. Filsafat punya sifat menyeluruh(melihat hubungannya dengan ilmu lain), mendasar(Tidak Percaya Begitu Saja Bahwa Ilmu Itu Benar, perlu dibuktikan) dan spekulasi(Berdasar bahwa tidak semua ilmu diketahui). Filsafat yang menemukan tempat berpijak untuk kegiatan keilmuan. Setelah itu, ilmulah yang melanjutkan apa yang telah dikerjakan filsafat. Sesuai ciri Yang Spekulatif, filsafat Menelaah Segala Masalah Yang Mungkin Dapat Dipikirkan Oleh Manusia.
Filsafat ilmu merupakan telaah secara filsafat (menyeluruh, mendasar dan spekulatif) yang ingin menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu, yaitu empat substansi filsafat ilmu yaitu kenyataan ,kebenaran ,kepastian logika inferensi.Ilmu pengetahuan adalah hasil usaha manusia yang tekun dan teratur untuk menemukan pengetahuan yang benar Dan Mengadakan penggolongan pengetahuan atas dasar azas yang dapat menerangkan terjadinya pengetahuan yang benar.
Dasar pengetahuan
PENALARAN merupakan suatu kegiatan befikir yang menyandarkan diri kepada suatu analisis dan kerangka berpikir yang dipergunakan untuk analisis tersebut adalah logika penalaran yang bersangkutan. kegiatan penalaran merupakan suatu proses, berpikir logis di sini harus diartikan sebagai kegiatan berfikir menurut suatu pola tertentu, atau dengan perkataan lain, menurut logika tertentu
SIFAT ANALITIK , kalau kita kaji lebih jauh, merupakan konsekuensi dari adanya suatu pola berpikir tertentuTanpa adanya pola berpikir tersebut maka tidak akan ada kegiatan analisis, sebab analisis pada hakikatnya merupakan suatu kegiatan berpikir berdasarkan langkah-langkah tertentu
LOGIKA Artinya penalaran ilmiah merupakan suatu kegiatan analisis yang menggunakan logika ilmiah, dan demikian juga penalaran lainnya yang mempergunakan logikanya tersendiri pula, karena tidak semua
SUMBER PENGETAHUAN. Mereka yang berpendapat bahwa rasio adalah sumber kebenaran engembangkan pemahaman kemudian disebut sebagai RASIONALISME . Sedangkan yang menyatakan bahwa fakta yang tertangkap lewat pengalaman manusia merupakan sumber kebenaran, mengembangkan faham EMPERISME .Penalaran ilmiah pada hakikatnya merupakan gabungan dari penalaran deduktif dan induktif, penalaran deduktif terkait dengan rasionalisme dan penalaran induktif dengan empirisme.
KRITERIA KEBENARAN
PENDEKATAN NON ILMIAH mencari kebenaran : Akal Sehat, Prasangka Penemuan, Kebetulan. Coba-Coba, Intuitif, Otoritas Ilmiah Dan Pikiran Kritis

PENDEKATAN ilmiah diperoleh dengan melaluipenelitian ilmiah dan Dibangun di atas teoritertentuberusaha memperoleh kebenaran ilmiah, yaitupengetahuan benar ,yangkebenarannya terbuka untuk diuji oleh siapa sajayg menghendaki untuk mengujinya.
Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 komentar: on "Filsafat Ilmu"

Posting Komentar